Dewan Komisaris

Struktur Dewan Komisaris

Profile Dewan Komisaris

Zulkifli Zaini

Komisaris Utama/Komisaris Independen

Warga Negara Indonesia, lahir di Kota Palembang tanggal 22 Oktober tahun 1956. Diangkat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-398/MBU/12/2021 tanggal 10 Desember 2021. Latar belakang pendidikan beliau adalah Sarjana Teknik dari Institut Teknologi Bandung tahun 1980 dan memperoleh gelar MBA dari Washington University, St Louis, USA pada tahun 1994.

Beliau memulai karier sebagai Civil & Structural Engineer, Wiratman and Associate pada tahun 1980, kemudian sebagai Account Officer di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) pada tahun 1988. Tahun 1994, beliau menjabat sebagai Head of Project Finance Bapindo Cabang Surabaya, tahun 1996 sebagai Wakil Kepala Cabang Bapindo Cabang Bandung, dan tahun 1998 sebagai Kepala Cabang di Jambi.

Beliau juga pernah menduduki beberapa jabatan strategis seiring proses merger Bank Mandiri, di antaranya Senior Manager dan Team Leader Credit Risk Management, Vice President and Division Head, Government Relationship Management (1999-2003), Senior Vice President dan Group Head Retail Risk Management (2003), Managing Director Distribution Network (bertanggungjawab atas Cabang, Operations, Procurement, dan Assets Management) (2003), Managing Director Commercial Banking (bertanggungjawab atas Commercial Banking Business Segment dan Wholesale Product Management) (2006-2010), Managing Director Technology & Operation (2010), dan menjadi Direktur Utama Bank Mandiri (2010-2013) serta Chairman Ikatan Bankir Indonesia pada tahun 2011 sampai dengan 2019.

Pada bulan Juli 2013 sampai dengan April 2015, beliau mendapatkan penugasan sebagai Komisaris pada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Selain itu, sejak tahun 2013 sampai dengan 2019 beliau menjabat sebagai Komisaris PT Triputra Agro Persada. Beliau juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Bank Negara Indonesia Tbk dari tahun 2015 sampai dengan 2016 kemudian dilanjutkan sebagai Komisaris pada PT Indonesia Infrastructure Finance pada tahun 2016 sampai dengan 2017.
Di tahun 2017 sampai dengan 2019, beliau pernah menjabat sebagai Komisaris PT Bank Permata Tbk. Setelah itu, beliau menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mulai tahun 2019 sampai dengan 2021, hingga akhirnya beliau menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau Holding Perkebunan Nusantara.

Beliau memiliki rangkap jabatan di dalam Perusahaan adalah sebagai Ketua Komite Nominasi & Remunerasi PTPN III, sedangkan di luar Perusahaan beliau tidak memiliki rangkap jabatan. Beliau juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.

Wisto Prihadi

Independent Commissioner

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta tanggal 19 Desember tahun 1961, diangkat sebagai Komisaris Independen Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-282/MBU/08/2021 tanggal 25 Agustus 2021. Latar belakang pendidikan beliau adalah Sarjana Ekonomi dari Universitas Kristen Indonesia tahun 1986 dan memperoleh gelar Magister Management dari Institut Pertanian Bogor pada tahun 2002.

Kariernya bermula sebagai staf di Bank BRI hingga menduduki jabatan penting dalam perusahaan sampai dengan tahun 2021. Beberapa jabatan penting yang pernah beliau emban adalah Kepala Audit Intern Wilayah BRI Medan (2011-2012), Kepala Divisi Manajemen Aktiva Tetap dan Pengadaan (2012-2014), Kepala Audit Intern Wilayah BRI Bandung (2014-2015), Kepala Audit Intern BRI Wilayah Jakarta I (2016), Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia (2018-2020), dan terakhir sebagai Direktur Kepatuhan Bank BRI (2020). Hingga akhirnya beliau menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau Holding Perkebunan Nusantara pada tahun 2021.
Terkait rangkap Jabatan di dalam Perusahaan, beliau adalah Ketua Komite Audit PTPN III, sedangkan di luar Perusahaan, beliau tidak memiliki rangkap jabatan. Beliau juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.

Hingga saat ini beliau memiliki sertifikasi profesi yaitu Audit Forensik & Sertifikasi Certified, dan Sertifikasi QIA.

Asep Subarkah Yusuf

Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Cirebon tanggal 13 Desember tahun 1961, diangkat sebagai Komisaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK SK-56/ MBU/02/2020 tanggal 26 Februari 2020. Latar belakang pendidikan Beliau adalah lulusan AKABRI tahun 1984 dan mengenyam pendidikan kemiliteran di dalam dan luar negeri yaitu SESSARCAB Infanteri (1984), Komando (1985), Airborne/Ranger/Path Finder/Special Forces (1987), SELAPA I (1991), Security & Inteligence Course (1993), SELAPA II (1995), Susdanyonif (1997), SESKOAD (1997), Sus Staf Jemen (2002), SESKO TNI (2004), Cimic Course (2005), LEMHANAS (2009).

Karier Militer Beliau bermula di Kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dengan mengemban berbagai jabatan di Grup 1 Kopassus antara lain sebagai Danton (1984-1986), Danunit (1986-1989), Dantim (1989) dan Pa Intel, Pasi dan Papers serta PGS Danden (1990-1994). Pada tahun 1995-1996 ditugaskan di Grup 3 Pusdikpassus sebagai Kasi (1995), Danseko (1996).

Beliau juga pernah ditugaskan sebagai Danyon 11-4 Grup 1 Kopassus (1998), Dandim 1705/Paniai DAM XVII/Tkr (2000), Waasops Kasdam XVII/Tkr (2001), Kasrem 171/PVT Dam XVII/Tkr (2003), Pamen Kodam XVII dan Dosen Golongan V Seskoad (2004-2005), Kasubdispensus Dispenad (2006), dan Aslog Danjen Kopassus (2006) dengan Pangkat Kolonel. Tahun 2007 beliau dipercaya mengemban jabatan sebagai Dan Grup 2 Kopassus, Sahli Pangdam II Bidang Hum dan Ter (2008), Pamen Ahli Gol IV Bid Diklat Kopassus (2011). Tahun 2012 beliau mendapat kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal dan menjabat sebagai Kapusjianstra TNI, Sekretaris Kodiklat (2013), Direktur Umum Kodiklat TNI AD.

Hingga akhirnya pada 23 November 2016 beliau mendapatkan kenaikan pangkat Mayor Jenderal dengan menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pertahanan Keamanan (2016) dan tahun 2019 beliau dipercaya sebagai Deputi Kontra Intelijen di Badan Inteligen Negara (2019). Pada tahun 2020 sampai dengan saat ini beliau menjabat sebagai Komisaris pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) atau Holding Perkebunan Nusantara.

Terkait rangkap Jabatan di dalam Perusahaan, beliau adalah Ketua Komite Pemantau Risiko PTPN III, sedangkan di luar Perusahaan, beliau adalah Deputi Kontra Intelijen, Badan Intelijen Negara (BIN) (2019-sekarang).

Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.

Ardan Adiperdana

Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Singkawang pada 16 Juni 1959. Diangkat sebagai Komisaris Perusahaan berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-86/MBU/03/2022 tanggal 25 Maret 2022. Latar belakang pendidikan beliau adalah lulusan STAN Jakarta Jurusan Akuntansi (1987), dan memperoleh gelar MBA pada tahun 1992 dari Saint Mary’s University SMU Halifax, Canada, selanjutnya mendapatkan gelar Doktor bidang Strategic Management dari Universitas Indonesia pada tahun 2013.

Sebelum menjabat sebagai Komisaris di PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Ardan Adiperdana pernah menjabat sebagai Deputi Kepala BPKP Bidang Akuntan Negara (2007), Komisaris HIN (2011), Deputi Kepala BPKP Bidang Perekonomian (2013), Komisaris Utama PT Jasa Raharja (2013), Kepala BPKP (2015), Komisaris Bank Mandiri (2016-2021), Staf Khusus Menparekraf (2019), Komisaris PLN (2021- 2022) dan Staf Khusus Menteri BUMN (2021 – sekarang).

Terkait rangkap Jabatan di dalam Perusahaan, beliau adalah Anggota Komite Audit PTPN III, sedangkan di luar Perusahaan, beliau tidak memiliki rangkap jabatan. Beliau juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.

Alhilal Hamdi

Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Cilacap pada 28 Maret 1954. Diangkat sebagai Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-3/MBU/01/2023 tanggal 4 Januari 2023. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Perminyakan dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1980.

Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Negara Transmigrasi dan Kependudukan pada 1999 – 2000, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada 2000 – 2001, Penasihat Senior Menko Kesra pada 2004 – 2006, Penasihat Senior Menteri BUMN pada 2006 – 2008, Ketua Tim Nasional Pengembangan Bahan Bakar Nabati pada 2006 – 2008 dan Komisaris Utama PT PLN pada 2006 – 2009.

Terkait rangkap Jabatan di dalam Perusahaan, beliau adalah Anggota Komite Pemantau Risiko PTPN III, sedangkan di luar Perusahaan, beliau tidak memiliki rangkap jabatan. Beliau juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.

Tsamara Amany Alatas

Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Jakarta pada 24 Juni 1996. Diangkat sebagai Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-394/MBU/12/2023 tanggal 19 Desember 2023. Beliau menyelesaikan pendidikan S1 Jurusan Komunikasi, Universitas Paramadina pada 2018 dan S2 Public Policy dan Media Studies di New York University pada 2022 lalu dengan beasiswa Fulbright.

Terkait rangkap Jabatan di dalam Perusahaan, beliau adalah Staf Khusus V Menteri BUMN. Tsamara menjabat sebagai Staf Khusus V Menteri BUMN sejak Desember 2023 berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-347/MBU/12/2023 tentang Pengangkatan Staf Khusus V Menteri Badan Usaha Milik Negara.

Sebelum menjabat sebagai Staf Khusus di Kementerian BUMN, Ia pernah menduduki sejumlah posisi, diantaranya staf gubernur DKI Jakarta pada tahun 2016 di mana dirinya ditugasi untuk membantu Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) memperbaiki proses perizinan di Jakarta. Ia juga bekerja sebagai analyst dan copywriter di bidang Consulting & Public Affairs di PT Royston Indonesia pada tahun 2016-2017

Beliau juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.

Suyus Windayana

Komisaris

Warga Negara Indonesia, lahir di Bandung pada 17 Juni 1967. Diangkat sebagai Komisaris berdasarkan Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-394/MBU/12/2023 tanggal 19 Desember 2023. Beliau menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Geodesi dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1992 dan Master Of Applied Science Land Data Management Royal Melbourne Institute Of Technology tahun 1998 serta menjadi kandidat Doktor Manajemen Bisnis Sekolah Bisnis dari Institut Pertanian Bogor tahun 2022.

Beliau saat ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional pada 2003 – sekarang, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional pada 2020 – sekarang.

Beliau juga tidak memiliki hubungan afiliasi dan status hubungan afiliasi dengan Dewan Komisaris lainnya, Direksi, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali. Beliau juga tidak memiliki saham PTPN III.